Satgas Mafia Hukum Simpan Borok

 By :
 admin
 Posted On :
 Sabtu, 31 Juli 2010 13:09:48
 View :
 174 Times

Pengamat hukum tata negara Margarito Kamis berpendapat konflik internal
anggota satgas yang berujung pada mundurnya Irjen Herman Effendy dari
Satgas, menunjukkan pada publik bahwa satuan ini memang punya borok yang
cukup besar. Terlebih, baik satgas maupun Polri adalah dua lembaga yang
bekerja di bawah Presiden.


"Satgas bekerja di bawah Presiden, dan kepolisian sendiri adalah
aparatur pemerintah yang juga bekerja di bawah Presiden. Satu bos kok
berantem secara terbuka seperti ini?" ucap Margarito di Jakarta, Sabtu
(31/7).


Menanggapi kasus ini, Margarito berpendapat bahwa tindakan Polri
menimbulkan kesan bahwa mereka tak lagi memandang lembaga kepresidenan,
yang selama ini memayungi mereka. Menurutnya, kisruh ini bukan hanya
antara Deny Indrayana dengan pihak kepolisian, tapi antara lembaga
kepresidenan dengan Polri itu sendiri.


Implikasi yang paling mungkin terjadi, lanjutnya, adalah mandeknya
pengusutan atas rekening gendut Polri. "Ya sekarang polisi sendiri sudah
mengambil sikap seperti itu. Bukan hanya kasus rekening gendut, saya
khawatir berbagai kasus juga bisa-bisa tidak tuntas," tegasnya.


Salah satu contoh yang disebutkan Margarito adalah pengusutan atas
kasus mafia pajak, Gayus Tambunan. Walau dalam testimoninya Gayus pernah
menyebutkan beberapa perusahaan yang terlibat, lanjutnya, kepolisian
tak pernah mengusut tuntas pihak-pihak tersebut. "Di mata publik, citra
Polri ini akan semakin parah kalau begini terus," kata Margarito.


Presiden SBY tak boleh tinggal diam menanggapi permasalahan ini.
Menurutnya, Menkopolhukam perlu ditugaskan untuk segera menyikapi kasus
ini.


Ia mengimbuhkan, dari awal, dirinya memang tak pernah percaya pada
efektivitas satgas dalam memberantas berbagai jenis mafia di Indonesia.
Karena berkaca pada pengalaman sebelumnya, sebagian besar satgas yang
pernah ada tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.


"Pernah ada satgas pemberantasan korupsi di bawah Hendarman. Tapi apa hasilnya? Nol besar!" ucapnya geram. (*/X-11)


Sumber : www.mediaindonesia.com


 Send |  Print

Other Topic In "Info Korupsi Nasional"

Category

Pesan Singkat

Artikel Terakhir

Top Download